LENTERAA.com – Geopolitik Timur Tengah kembali memanas dan memasuki fase yang jauh lebih berbahaya. Amerika Serikat bersama Israel dilaporkan melancarkan serangan militer skala besar terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026), termasuk ke ibu kota Teheran.
Presiden AS, Donald Trump, menyebut operasi militer itu sebagai “Operation Epic Fury” dan mengklaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, tewas dalam operasi tersebut. Klaim itu kemudian dilaporkan turut dikonfirmasi oleh sejumlah media pemerintah Iran.
Eskalasi dramatis ini membuka risiko besar terhadap stabilitas kawasan dan ekonomi dunia. Jika konflik meluas dan berlangsung berkepanjangan, dampaknya dapat dirasakan secara global, termasuk Indonesia.
1. Lonjakan Harga Minyak Dunia
Iran merupakan salah satu produsen minyak utama dunia. Konflik berskala besar di kawasan Teluk berpotensi mengganggu distribusi energi global. Gangguan pasokan dapat memicu kenaikan tajam harga minyak mentah dunia.
Bagi Indonesia yang masih mengandalkan impor minyak, lonjakan harga ini berpotensi membebani APBN, meningkatkan subsidi energi, serta menekan daya beli masyarakat.
2. Tekanan Inflasi Global
Kenaikan harga energi biasanya berdampak langsung pada biaya transportasi dan produksi barang. Efek berantai ini bisa mendorong inflasi global kembali meningkat.
Indonesia pun berisiko menghadapi tekanan inflasi impor, terutama pada komoditas pangan dan kebutuhan pokok.
3. Gejolak Pasar Keuangan
Ketidakpastian geopolitik hampir selalu direspons negatif oleh pasar keuangan. Investor cenderung mengalihkan dana ke aset safe haven seperti emas dan dolar AS. Akibatnya, pasar saham global bisa mengalami tekanan tajam dan nilai tukar mata uang negara berkembang berpotensi melemah.
4. Risiko Instabilitas Politik Global
Serangan terhadap pemimpin tertinggi suatu negara berdaulat berpotensi memicu respons balasan luas. Perserikatan Bangsa-Bangsa diperkirakan akan menggelar sidang darurat guna membahas situasi tersebut, sementara berbagai negara menyerukan de-eskalasi dan penyelesaian diplomatik.








