Ketegangan Memanas, Iran Tantang AS dan Israel Soal Potensi Invasi Darat

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.(lenteraa.com/Reza)

TANGERANG, LENTERAA.com Ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel kembali memanas setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan pernyataan tegas terkait kemungkinan invasi darat oleh pasukan Barat.

Dalam wawancara dengan NBC News dari Teheran pada Kamis (5/3) waktu setempat, Araghchi menolak anggapan bahwa Iran merasa takut terhadap potensi serangan darat dari Amerika Serikat.

“Kami menunggu mereka karena kami yakin bahwa kami mampu menghadapi mereka dan itu akan menjadi bencana besar bagi mereka,” ujar Araghchi sebagaimana dilansir media Iran, Jumat (6/3/2026).

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan dan agresi militer yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: AS Klaim Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudra Hindia, Sri Lanka Terima Sinyal Darurat

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menepis peringatan yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran tersebut. Ia menilai pembahasan mengenai pengiriman pasukan darat AS ke Iran saat ini tidak relevan.

“Mereka telah kehilangan angkatan laut, mereka telah kehilangan segalanya dan mereka telah kehilangan semua yang bisa hilang dari mereka,” ujar Trump kepada NBC melalui sambungan telepon, sebagaimana dilansir kantor berita Agence France-Presse (AFP), Jumat (6/3/2026).

Trump juga menilai pernyataan Araghchi yang menyatakan kesiapan Iran menghadapi invasi darat dari Amerika Serikat dan Israel sebagai komentar yang tidak memiliki makna strategis.

Sebelumnya, Trump bahkan menyatakan bahwa dirinya ingin ikut andil dalam proses penunjukan pemimpin Iran berikutnya. Ia mengaku memiliki usulan terkait sosok yang dianggap layak memimpin Iran di masa depan, namun enggan mengungkapkan nama yang dimaksud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *