Banten  

Haul ke-39 Abuya KH. Muhyiddin, Ketua PAC GP Ansor Sepatan Tegaskan Komitmen Kawal Ulama dan Rawat Tradisi Aswaja

Ilustrasi Haul ke-39 Abuya KH. Muhyiddin. (Lenteraa.com/Riki)

KABUPATEN TANGERANG – Jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sepatan menghadiri peringatan Haul ke-39 ulama kharismatik Abuya KH. Muhyiddin bin H. Sairan dan Hj. Ocing yang digelar di Pondok Pesantren Salafiyah Al Hidayah Putra, Kampung Kosambi Kiyai, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (20/6/2026) malam.

Kehadiran rombongan GP Ansor Sepatan dipimpin langsung oleh Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Sepatan, Hans Aminullah, S.H., didampingi jajaran pengurus harian, Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser, serta pendekar Pagar Nusa Kecamatan Sepatan.

Momentum haul tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi spiritual bagi para kader muda Nahdlatul Ulama dalam meneladani perjuangan para ulama yang telah mengabdikan hidupnya untuk dakwah dan pembinaan umat.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan, Ketua PAC GP Ansor Sepatan, Hans Aminullah, menegaskan bahwa kehadiran Ansor, Banser, dan Pagar Nusa dalam acara haul bukan sekadar memenuhi undangan seremonial tahunan, melainkan bentuk khidmah nyata kepada para ulama serta upaya merawat tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

“Bagi GP Ansor, para ulama adalah kompas perjuangan dan mata air keteladanan. Sesuai tugas pokok dan fungsi kami sebagai benteng ulama, momentum Haul ke-39 Abuya KH. Muhyiddin ini menjadi pengingat penting bagi kader muda untuk terus meneladani integritas, keluhuran akhlak, dan konsistensi dakwah para guru kita,” ujar Hans.

Ia menambahkan, kehadiran berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, dan pemuda Islam dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi dan persatuan umat di wilayah Tangerang Utara.

“Sinergi malam ini, di mana kita duduk bersama para ulama dan tokoh sesepuh, membuktikan bahwa soliditas pemuda NU merupakan kunci utama dalam menjaga kedaulatan umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta merawat keharmonisan sosial, khususnya di Kecamatan Sepatan,” tambahnya.

Acara haul yang dipadati ribuan jamaah itu diisi dengan pembacaan tahlil, tahmid, dzikir bersama, serta mauidhoh hasanah yang mengulas kembali rekam jejak perjuangan Abuya KH. Muhyiddin dalam menyebarkan syiar Islam yang sejuk, ramah, dan penuh kasih di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

Melalui momentum Haul ke-39 ini, PAC GP Ansor Sepatan berharap semangat perjuangan para ulama terdahulu dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Selain itu, Ansor dan Banser juga menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garda terdepan dalam mengawal para kiai, menjaga nilai-nilai keislaman moderat, serta turut menciptakan kondusivitas dan persatuan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *