KOTA TANGERANG – Aksi tawuran kembali terjadi di wilayah Kelurahan Batu Sari, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari. Peristiwa tersebut membuat warga sekitar resah karena melibatkan sejumlah pemuda yang diduga membawa senjata tajam.
Berdasarkan keterangan Firdaus,.S.H, salah satu warga setempat, tawuran pertama terjadi sekitar pukul 22.08 WIB di wilayah RT 05 RW 03, Kelurahan Batu Sari. Bentrokan antar kelompok pemuda tersebut sempat mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan sekitar.
“Awalnya terjadi tawuran di wilayah RT 05 RW 03 sekitar pukul 22.08 WIB. Situasi sempat membuat warga khawatir karena banyak pemuda yang terlibat,” ujar Firdaus.
Menurut Firdaus, beberapa jam setelah kejadian pertama, aksi serupa kembali terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah RT 01 RW 03, tepatnya di depan TK Al-Yasir. Ia menyebut sekitar 30 orang pemuda yang tidak dikenal datang dari arah Indomaret menuju lokasi kejadian.
“Mereka datang bergerombol dari arah Indomaret. Jumlahnya diperkirakan sekitar 30 orang dan beberapa di antaranya diduga membawa senjata tajam jenis klewang,” ungkapnya.
Firdaus menambahkan, berkat kesigapan warga yang langsung melakukan pengamanan lingkungan, sejumlah pemuda yang diduga terlibat tawuran berhasil diamankan untuk mencegah bentrokan yang lebih besar.
Setelah diamankan warga, para pemuda tersebut kemudian diserahkan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Sari, Bripka Fajar, guna dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
“Warga berupaya menjaga situasi tetap kondusif. Beberapa yang diduga terlibat berhasil diamankan dan selanjutnya diserahkan kepada Pak Bhabinkamtibmas Fajar untuk ditindaklanjuti,” kata Firdaus.
Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah Batu Sari, khususnya pada malam hingga dini hari, guna mencegah terulangnya aksi tawuran yang meresahkan.
Sementara itu, Bripka Fajar mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait jumlah pasti pelaku yang diamankan maupun kemungkinan adanya korban dalam kejadian tersebut.












