Kontainer Tersangkut Pohon di Depan RSUD Pakuhaji, Picu Kemacetan Panjang Karang Taruna Turun Tangan Bantu Evakuasi dan Urai Lalu Lintas

Sebuah mobil kontainer tersangkut pohon di depan RSUD Pakuhaji. (Lenteraa.com/Riki)

LENTERAA. com – Arus lalu lintas di Jalan Raya Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, sempat lumpuh pada Sabtu (18/04/2026) setelah sebuah mobil kontainer tersangkut pohon di depan RSUD Pakuhaji. Insiden tersebut menyebabkan kemacetan panjang dari dua arah dan memicu kekhawatiran terkait keselamatan pengguna jalan.

Peristiwa bermula ketika kontainer melintas dan menyenggol pohon di tepi jalan hingga batangnya patah dan menjuntai ke badan jalan. Tidak hanya itu, kabel listrik di sekitar lokasi ikut tertarik dan menggantung rendah, sehingga memperbesar risiko bagi pengendara maupun warga sekitar.

Dalam waktu singkat, antrean kendaraan mengular panjang. Kondisi jalan yang tengah dalam perbaikan turut memperparah situasi, membuat ruang gerak kendaraan semakin terbatas.

Di tengah kondisi tersebut, Karang Taruna Kecamatan Pakuhaji bersama petugas Pemadam Kebakaran, unsur keamanan rumah sakit, dan masyarakat setempat bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi.

Proses evakuasi dilakukan dengan pemotongan batang pohon yang menghalangi jalan, pengamanan kabel listrik, serta pengaturan arus lalu lintas. Berkat koordinasi lintas elemen, situasi yang sempat stagnan perlahan berhasil dikendalikan.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Pakuhaji, Chadong, turun langsung memimpin penanganan di lapangan. Ia menegaskan bahwa keterlibatan pemuda merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dalam situasi darurat.

Baca Juga: Dunia Pers Indonesia Berduka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

“Ini bukan hanya soal evakuasi, tetapi tentang menjaga keselamatan publik di tengah kondisi yang cukup kompleks, apalagi saat jalan sedang diperbaiki,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kekompakan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan insiden tersebut.

“Kami berterima kasih kepada petugas damkar dan masyarakat yang tetap solid. Sinergi ini menjadi kunci dalam menghadapi situasi yang tidak mudah,” tambahnya.

Diketahui, dalam beberapa hari terakhir volume kendaraan berat, khususnya kontainer, meningkat di ruas Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan. Hal ini diduga akibat pengalihan arus dari Jembatan Kali Baru yang sementara tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan.

Kombinasi antara meningkatnya volume kendaraan berat, penyempitan jalan akibat perbaikan, serta insiden tak terduga seperti ini menjadikan kawasan tersebut rawan kemacetan dan berisiko terhadap keselamatan.

Meski demikian, berkat respons cepat dan kolaboratif, batang pohon berhasil disingkirkan, kabel listrik diamankan, dan arus lalu lintas berangsur normal kembali.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan pengelolaan infrastruktur, mitigasi risiko di jalur alternatif, serta kewaspadaan bagi pengemudi kendaraan berat agar kejadian serupa tidak terulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *