Hafidz Firdaus Serap Aspirasi Warga, Soroti Kemacetan Perlintasan Kereta Poris dan Banjir Poris Raya

Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi PKB, M. Hafidz Firdaus, saat menggelar Reses Ke-3 Masa Sidang 2025–2026 di Dapil 2 Kota Tangerang. (Lenteraa.com/Admin)

KOTA TANGERANG, LENTERAA.com – Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKB, M. Hafidz Firdaus, menggelar Reses Ke-3 Masa Sidang 2025–2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Batuceper, Benda, dan Neglasari, Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang masih dihadapi di lingkungan masing-masing.

Dalam pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, serta warga setempat itu, dua persoalan utama yang mencuat adalah kemacetan lalu lintas di perlintasan rel kereta api Poris dan banjir yang masih kerap melanda kawasan Poris Raya, Kecamatan Batuceper.

Warga menyampaikan bahwa kemacetan di perlintasan rel kereta Poris telah berlangsung cukup lama dan menjadi kendala bagi aktivitas sehari-hari. Antrean kendaraan yang panjang saat kereta melintas dinilai menghambat mobilitas masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk.

Menanggapi hal tersebut, M. Hafidz Firdaus yang juga Ketua DPC PKB Kota Tangerang terpilih menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah bersama instansi terkait.

“Setiap hari masyarakat harus menghadapi antrean kendaraan yang cukup panjang ketika kereta melintas. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan pelayanan publik. Persoalan ini harus menjadi prioritas untuk dicarikan solusi bersama,” ujar Hafidz.

Selain kemacetan, warga juga mengeluhkan persoalan banjir yang masih terjadi di sejumlah titik di kawasan Poris Raya saat intensitas hujan tinggi. Genangan air yang muncul tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi pemilik rumah dan pelaku usaha.

Baca Juga: Ketua DPC PKB Termuda di Banten, Hafidz Firdaus Siap Besarkan PKB Kota Tangerang

Menyerap berbagai masukan tersebut, Hafidz menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangannya di DPRD Kota Tangerang. Ia berkomitmen mendorong percepatan penanganan banjir melalui peningkatan sistem drainase, normalisasi saluran air, serta pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Masalah banjir dan kemacetan adalah persoalan yang langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, hasil reses ini akan kami kawal dan perjuangkan agar dapat masuk dalam program prioritas pembangunan daerah,” tegasnya.

Kegiatan reses berlangsung secara interaktif dengan memberi kesempatan kepada warga untuk menyampaikan berbagai usulan terkait pembangunan lingkungan, infrastruktur, pelayanan publik, hingga kebutuhan sosial kemasyarakatan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, Hafidz berharap komunikasi antara masyarakat dan DPRD Kota Tangerang dapat terus terjalin dengan baik. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.

Dengan adanya reses ini, berbagai persoalan yang menjadi keluhan masyarakat diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui kebijakan dan program pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *